Most popular

Kambanglah Bungo

05 November, 2007

Sinopsis : Kambanglah Bungo

Ide Cerita : Wenrizal & Nada taufik

Penulis : Nada Taufik
Pembuatan : 28 Oktober 2007, malam

Ijal, 25 tahun, pekerja keras dibidang teknologi komputer di bilangan Jakarta Pusat. Kesehariaanya selain bangun pagi, mandi, berangkat kerja dan pulang kembali. Setelah beberapa saat ia akhirnya menemukan wanita yang bisa menjadi pendampingnya. Rina, 22 tahun, yang bekerja sebagai pramuniaga disalah satu mall di Jakarta, membuat hati Ijal menjadi semakin ada harapan untuk keluar dari kehidupan monotonnya.

Read more…

Diam

31 October, 2007

Sinopsis : Diam
Penulis : Nada Taufik
Pembuatan : 28 Oktober 2007, 09.00 pagi

Shinta, 28 tahun, bekerja sebagai penyanyi disebuah café bilangan Jakarta Pusat. Sehari-harinya ia hanya terdiam ketika beberapa lelaki mencoba untuk merayu dan menyentuh badannya walaupun pada akhirnya Bobby, 34 tahun, teman Shinta yang bekerja sebagai bartender café tersebut membelanya.

Sesuatu terjadi didalam marketing café tersebut, seorang manager bernama Gerry tertuduh akan kasus narkoba yang selama ini dijualnya melalui beberapa orang karyawan kepada tamu didalam café itu. Shinta sudah lama mengetahuinya, tetapi sikapnya seakan tidak mau tau apa yang telah terjadi.

Setiap hari polisi-polisi berdatangan dan melihat seputar café itu dengan maksud dan tujuan menangkap Gerry saat sedang ada transaksi. Tetapi tetap saja polisi tidak mendapatkan apa-apa setelah beberapa bulan berjalan. Polisi curiga ketika melihat mata Shinta yang tidak pernah berani menatap langsung kepada polisi-polisi yang berada di café tersebut. Erik, seorang polisi muda yang berbakat pada akhirnya mendekatkan diri kepada Shinta untuk mengetahui lebih lanjut apa yang diketahui oleh seorang wanita pendiam ini.

Read more…

Indonesia Today

10 March, 2007

Perjuangan dua orang kakak beradik, Hasrul (38) dan Emil (36) untuk mencari berbagai bukti dari kematian kakek nenek mereka secara tidak sengaja. Ide itu timbul dari Emil ketika Martin, seorang laki-laki setengah baya yang mengaku dari badan intelijen datang menemui Hasrul dirumah mereka.Hasrul yang semula tidak bersemengat akhirnya harus ikut partisipasi bersama Emil ketika ditemui Emil tergeletak didepan rumah mereka dengan berlumuran darah.